KEKUASAAN DAN PERUT LAPAR



Ditulis oleh : Patriawati Narendra, S.KM, M.K.M

Kekuasaan secara harfiah mengandung maksud kewenangan, yg salah satu pengertiannya yaitu suatu kemampuan untuk mempengaruhi cara berpikir dan berperilaku seseorang atau kelompok agar sesuai dgn keinginan pemangku kekuasaan (Ramlan Surbakti,1992), karena kata dasarnya Kuasa maka mutlak pemegang kekuasaan tsb memperoleh hak prerogatif terhadap semua kebijakan dan keputusan yang diambil, semakin tinggi kekuasaan semakin tinggi pula resiko dan tanggung jawab yg diembannya. Mengapa judulnya demikian, karena Kekuasaan dan Perut Lapar merupakan hubungan sebab akibat causality yg saling berhubungan satu sama lain, apakah dampaknya langsung seketika??

Oh tentu saja tidak.. Kekuasaan tersebut tidak serta merta langsung bisa membuat perut lapar, tidak pula langsung seketika menjadikan Kelaparan massal, akan tetapi BILA KEKUASAAN DIGUNAKAN DENGAN CARA DAN METODE SERTA SASARAN YG TIDAK TEPAT pastilah akan membuat perut-perut lapar semakin banyak meraja lela..sungguh merupakan anomali ketika Kekuasaan bermandikan kemewahan fasilitas dan berlimpahnya materi disandingkan dengan kemiskinan ketidakmampuan dan kelaparan..

Egosentris kekuasaan yg berbalut keserakahan, kemunafikan,politik balas budi dan kemakmuran kroni apakah harus tetap dilestarikan?? Harus berapa banyak lagi perut-perut lapar bergelimpangan..Kemiskinan ada bukan mrp tradisi, Kelaparan mendera bukan pula karena kondisi, TETAPI KEMISKINAN DAN KELAPARAN TERJADI UNTUK DIATASI, DIFASILITASI DIBERIKAN SOLUSI, salah satunya dengan penerapan Kekuasaan yang benar tepat adil bijaksana, sampai derai air mata warga miskin berhenti berderai.

Sampai kapan pula perut mereka terisi angin dan air..sungguh naif bila kita tau dan sadar tetapi tidak segera memperbaiki dan bertindak cepat..Perut yg lapar bisa menyebabkan krisis nasional dan mengancam kekuasaan itu sendiri begitu juga dengan Kekuasaan yg kurang tepat akan menyebabkan semakin banyaknya korban-korban kelaparan..Jadi dua hal tsb sangat berkaitan erat satu sama lain..Masih juga mau menghiraukan????

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KADER DESA UNTUK PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA

RESENSI BUKU SARINAH "KEWAJIBAN WANITA DALAM PERJUANGAN REPUBLIK INDONESIA"

PENGARUH POLITIK TERHADAP HUKUM (HUKUM SEBAGAI PRODUK POLITIK)